Hingga Mei 2019, satu juta rumah mencapai 400.500 unit

Hasil gambar untuk rumah perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis tujuan Program Sejuta Rumah tahun ini dapat dicapai. Menurut Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum, hal ini terkait dengan pembangunan perumahan akhir Mei 2019, yang meliputi 400.500 unit. “Program Satu Juta Rumah saat ini memiliki sekitar 400.500 unit dan sesuai jadwal, tetapi saya menginginkannya lebih cepat, jadi saya optimis target 1,25 unit goni dapat diperoleh,” kata Khalawi, Senin (27,5). 2013) di Jakarta. Alasan lain untuk kepercayaannya adalah arahan untuk meningkatkan harga jual untuk rumah sederhana dan sangat mudah tanpa PPN untuk tahun 2019 dan 2020. Petunjuk tersebut sesuai dengan Peraturan No. 81 Menteri Keuangan / PMK.010 / 2019 tentang bagaimana mencari rumah masyarakat, wilayah, asrama siswa dan akomodasi lainnya yang ditawarkan dari PPN. Itu diterbitkan pada 20 Mei 2019. Dia berharap begitu rilis PMK, akan pengembang yakin dan antusias membangun lebih banyak rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non-MBR. “Peran pengembang daerah sekarang harus marah lagi, sehingga program Sejuta Rumah dapat memobilisasi semua pihak yang berkepentingan.” “Tambah Khalawi. Program Perumahan untuk Aparat Sipil Nasional (ASN) dan anggota TNI-Polri, serta perumahan berbasis masyarakat dari 13 kabupaten / kota, dan BP Tapera didirikan.” Saya semakin optimis mencari tujuan itu dapat dicapai. Ada yang ditujukan untuk ASN dan TNI-Polri, BP Tapera juga mengumpulkan Rp 10,6 triliun dengan BTN. Ini dimungkinkan melalui akun kami. Ada juga perumahan berbasis masyarakat, “katanya, seraya menambahkan target 1,25 juta rumah tahun ini diharapkan menjadi 600.000 rumah yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan oleh pemerintah daerah, 500.000 rumah oleh pengembang swasta dan dikelola secara mandiri.” memotivasi kita semua untuk mencapai sebanyak mungkin. Trennya terus meningkat, daerah antusiasme berkembang. Nantinya, pemerintah daerah juga akan menyediakan lebih banyak rumah tangga mereka, yang masih tergantung pada perusahaan swasta, “pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *